Köln Amankan Permata

31 Mar
Christian Clemens diikat hingga 2014 oleh 1.FC Köln. (Foto: www.fifa.com)

Christian Clemens diikat hingga 2014 oleh 1.FC Köln. (Foto: http://www.fifa.com)

BOLEH-BOLEH SAJA banyak orang memicingkan mata dari 1.FC Köln karena prestasinya yang sangat buruk dalam beberapa musim terakhir. Namun, kalau mau jujur, klub yang ber-home base di Stadion RheinEnergie ini punya prestasi khusus. Secara reguler, mereka mampu menelurkan pemain-pemain hebat. Setelah Lukas Podolski dan Patrick Helmes, kini mereka punya Christian Clemens.

Gelandang berumur 19 tahun yang bisa beroperasi di kedua sayap itu telah menjadi bagian penting dalam skema permainan yang diusung pelatih Frank Schaefer. Dia pun kerap menjadi aktor kunci. Salah satunya ketika Die Geißbocke menekuk FC Bayern München dengan skor 3-2. Sejak saat itu, rupanya mulai banyak klub yang berminat membajak pemuda yang berpacaran dengan seorang pemain bola putri Bayer Leverkusen itu.

Sadar akan hal itu, Köln melakukan tindakan cepat guna mengamankan permatanya. Rabu (30/3), mereka mengikat Clemens dengan kontrak lebih panjang. Jika sebelumnya hanya terikat hingga 2012, kini Clemens dikontrak sampai 2014. Köln sadar, Clemens adalah potensi besar yang bisa mendongkrak performa tim. Lain itu, ditinjau dari sisi bisnis, nilai transfernya diperkirakan bakal meroket dalam beberapa musim ke depan.

“Musim ini, Christian memainkan jumlah pertandingan terbanyak dalam kariernya. Dia telah menjadi anggota reguler dari tim,” ucap Schaefer. “Kami tentu saja harus hati-hati sehingga potensinya tak rusak.”

Clemens pribadi sangat senang dengan perpanjangan kontrak yang diterimanya. Secara khusus, dia merayakan perpanjangan kontrak itu bersama ibu dan agennya. Sementara soal alasan di balik putusannya bertahan, dia menunjuk hati. “Ada beberapa tim yang menyodorkan tawaran, tapi aku tak tergiur. Aku ingin mengambil langkah berikutnya dalam karierku tetap bersama Köln,” tandas dia.

Berdasarkan performa dan totalitas yang ditunjukkannya untuk Köln, jangan heran bila suatu saat nanti Clemens akan menjadi cult hero seperti halnya Podolski pada saat ini. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: