Rahasia Selebrasi Götze

6 Apr

Selebrasi khusus Mario Götze untuk Dede ini punya makna sangat spesial nan mendalam. (Foto: http://www.focus.de)

SEUSAI MENJEBOL gawang Hannover yang dijaga Florian Fomlowitz, Sabtu (2/4) lalu, Mario Götze melakukan selebrasi spesial. Dia menunjukkan kaus di balik kostum Borussia Dortmund yang dikenakannya. Di sana tertulis angka 17 dalam ukuran besar. Di atasnya ada tulisan DEDE, sementara di bagian dada kiri terdapat logo Dortmund. Sesudah itu, dia berlari ke pinggir lapangan dan berpelukan dengan bek kiri Dede.

Sudah bisa diduga, selebrasi itu memang diberikan khusus kepada Dede yang dipastikan tak membela Dortmund lagi pada musim depan karena kontraknya tak diperpanjang. Götze yang masih sangat muda tahu betul betapa besar figur pemain asal Brasil itu bagi Die Schwarzgelben. Itu sebabnya, dia merasa perlu memberikan sesuatu nan spesial. Kaus selebrasi itu pun dipersiapkan secara khusus. Pemain berumur 19 tahun itu sengaja memesan kaus itu ke fan shop.

Selebrasi itu kontan membuat Dede sangat terharu. “Pada awalnya, aku tak tahu ke mana dia berlari dan apa yang ditunjukkan lewat kausnya itu. Sungguh, itu akan tetap tinggal di dalam hatiku,” aku Dede dengan menahan haru.

Lalu, apa yang membuat Götze merasa perlu memberikan selebrasi khusus dan rela menerima kartu kuning dari wasit Manuel Gräfe? Ternyata, itu karena dia merasa punya utang budi kepada Dede. “Dia sangat menolongku saat pertama kali bergabung dengan tim senior. Dede adalah orang yang luar biasa dan aku sangat ‘nyambung’ dengan dia,” terang penggawa timnas Jerman itu kepada situs resmi Dortmund.

Kisah selebrasi Götze untuk Dede ini menjadi salah satu bukti keharmonisan yang terjalin di kubu Dortmund. Itu diyakini banyak pihak sebagai salah satu resep mereka bisa melesat jauh dan tak pernah tergeser dari puncak klasemen Bundesliga 1 sejak pekan ke-10. Bisa dipastikan, bila Dortmund juara pada akhir musim, rasa haru yang dirasakan Dede akan sangat besar. Di Signal Iduna Park, 14 Mei nanti, sangat mungkin air mata Dede tertumpah.

Bagi Dede sendiri, Dortmund adalah bagian integral dari hidupnya. Itu sebabnya, dia sudah punya dua ikrar. “Aku tak akan pernah bergabung dengan Schalke dan bila bergabung dengan klub baru, aku akan meminta klausul untuk tidak berhadapan dengan Dortmund di stadion ini,” kata dia. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: