Melesat Berkat Magath

17 Apr
Kembalinya Felix Magath memicu Mario Mandzukic menemukan ketajamannya. (Foto: www.vfl-wolfsburg.de)

Kembalinya Felix Magath memicu Mario Mandzukic menemukan ketajamannya. (Foto: http://www.vfl-wolfsburg.de)

SATU BULAN sudah Felix Magath kembali ke Volkswagen Arena. Pelbagai langkah sudah diambil oleh pelatih yang sempat menyeberang ke FC Schalke 04 itu. Tak terkecuali melakukan tes kebugaran terhadap seluruh pemain yang dinilai selalu drop setiap kali memasuki babak kedua. Sayang, hasilnya belum memuaskan. Dalam empat laga, mereka hanya bisa menuai tiga kali imbang dan sekali kalah.

Meski begitu, kehadiran kembali Magath tetap disyukuri. Terutama oleh Mario Mandzukic. Bagi striker asal Kroasia itu, Magath tak ubahnya juru selamat. Setelah terkebiri gara-gara kerap dijadikan penyerang sayap oleh Steve McClaren, kini dia seolah terlahir kembali. Dua kali turun, dua gol dicetaknya.

Itu lonjakan tersendiri bagi Mandzukic. Maklum saja, sebelumnya, dia sempat mandul dalam 17 laga karena tak bermain di posisi kesukaannya. “Aku memang bisa bermain melebar sebagai penyerang sayap. Tapi, aku lebih suka bermain sebagai penyerang tengah,” ucap dia kepada newsclick.de.

Lalu, apa yang membuat dia begitu senang atas keberadaan Magath? Ternyata bukan hanya perubahan posisi. “Fakta Felix Magath menjadi pelatih kami sungguh berdampak bagus bagiku. Dia memberikan aku kesempatan baru,” urai Mandzukic. “Magath menaruh kepercayaan kepadaku. Dia pun selalu menuntut performa terbaik saat kami berlatih dan bermain.”

Berkat itulah, Mandzukic selalu tampil penuh motivasi pada beberapa laga terakhir yang dilakoni Die Wolfe. Buahnya, gol demi gol mulai terlahir dari kaki dan kepalanya. Terakhir, sepakan kaki kanannya sempat membuat Wolfsburg unggul 1-0 atas St. Pauli meski akhirnya mereka harus puas menuai satu angka karena bermain imbang 2-2.

Dalam skema baru Die Wolfe, Mandzukic memang menjadi tumpuan di lini depan. Dia ditopang oleh Grafite dan Ashkan Dejagah di sayap serta Diego Ribas da Cunha yang berfungsi sebagai spielmacher. Keberhasilan Mandzukic menempati posisi itu tentu saja tak terlepas dari kepergian Edin Dzeko ke Manchester City pada Januari lalu. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: