Bremen Harus Cari Sponsor

30 Jul
Tim Wiese

Karena Targobank tak akan lagi menjadi sponsor utama mulai musim 2012-13, SV Werder Bremen kini harus mulai mencari sponsor pengganti yang mau logonya terpampang di kostum Tim Wiese cs. (Foto: http://www.weser-kurier.de)

KRISIS MULTIDIMENSI sepertinya tengah mengancam eksistensi SV Werder Bremen. Prestasi buruk musim lalu plus pengetatan pengeluaran yang berimbas pada menurunnya daya saing di bursa transfer membuat pasukan Thomas Schaaf tak bisa terlalu optimistis menatap musim 2011-12 yang akan dimulai pekan depan.

Kini, sebuah pukulan baru kembali menghantam Die Werderaner. Jumat (29/7), Targobank menyatakan tak akan lagi menjadi sponsor utama setelah musim 2011-12 berakhir. Perusahaan yang telah 1,5 musim menjadi sponsor utama itu hanya akan menjadi top sponsor bersama Volkswagen dan In-Bev. Setidaknya, Targobank akan berada di posisi itu hingga 2015.

Putusan Targobank jelas menjadi pukulan telak. Pasalnya, Bremen mendapatkan uang lumayan besar dari mereka. Setiap musim, Targobank sebagai sponsor utama menyetor 10 juta euro kepada Bremen. Sementara sebagai top sponsor, Targobank hanya akan menyuntikkan dana 2 juta euro per tahun. Itu berarti ada potensi kehilangan 8 juta euro yang harus segera ditutupi.

Sulitnya, dengan prestasi dan tim yang ada saat ini, Bremen ditengarai bakal sulit menemukan sponsor yang mau menyuntikkan dana sebesar itu. Bukan apa-apa, Bayer 04 Leverkusen yang musim lalu menjadi runner-up saja hingga saat ini belum mampu menggaet perusahaan yang berani membayar 6 juta euro per tahun sebagai sponsor utama.

Toh, Manajer Marketing Bremen Klaus Filbry tetap optimistis. “Kami sangat yakin dapat meningkatkan pendapatan kami melalui sponsor utama yang baru nanti,” kata dia seperti dikutip Weser Kurier.

Optimisme itu tentu beralasan karena Bremen masih punya waktu satu tahun untuk mencari dan bernegosiasi dengan para calon sponsor. Itu berbeda dengan Leverkusen yang secara tiba-tiba ditinggal TelDaFax gara-gara kebangkrutan yang melanda sponsor utamanya itu pada akhir musim lalu. Walaupun begitu, andai tak pandai-pandai merayu dan prestasi Bremen tak menanjak pada musim ini, optimisme itu tentunya perlahan-lahan bakal memudar seiring berlalunya waktu. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: