No Tattoo, please!

5 Aug
Tim Wiese

Tim Wiese dipastikan tak bisa menambah koleksi tato di tubuhnya saat kompetisi masih bergulir. (Foto: http://www.weser-kurier.de)

RUMOR ITU akhirnya menjadi sebuah kenyataan. Setelah tiga pekan beredar tentang kemungkinan pelarangan tato oleh manajemen Werder Bremen, Kamis (4/8), hal itu benar-benar menjadi kebijakan yang harus ditaati oleh Per Mertesacker cs. Menurut Weser Kurier, pelarangan itu diumumkan oleh Direktur Olharaga Klaus Allofs.

Itu bukan berarti para pemain Bremen tak boleh membuat tato selama berkostum Die Werderaner dan pemain bertato tak bisa memperkuat klub itu. Larangan hanya berlaku pada masa kompetisi bergulir. Jadi, para pemain yang suka menato tubuhnya macam Tim Wiese, Marko Arnautović, dan Naldo masih boleh menambah koleksinya saat kompetisi berhenti.

Kebijakan itu diambil bukan tanpa dasar. Allofs menilai pembuatan tato saat kompetisi berlangsung berpotensi merugikan klub. Pasalnya, tak jarang terjadi infeksi yang memaksa si pemain absen beberapa lama. Rujukannya adalah kasus Eljero Elia pada Maret silam.

“Kami tak mendramatisasi bahaya yang bisa timbul. Tapi, berdasarkan pengalaman yang ada, pemain bisa absen untuk beberapa hari. Kami harus menghindari risiko itu,” kata Allofs. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: