Musim Bagus Bagi Die Fohlen

19 Aug
Borussia Moenchengladbach

Performa apik pada dua pekan awal membuat Borussia Mönchengladbach diramalkan bisa menuai sukses pada musim ini. (Foto: http://www.torwart.de)

FINIS DI 9-BESAR adalah sesuatu yang langka bagi Borussia Mönchengladbach. Setelah finis di posisi ke-4 pada musim 1995-96, Die Fohlen tak pernah lagi masuk top half. Mereka lebih sering berkutat di zona degradasi. Bahkan, dua kali mereka sempat terjerembap ke Bundesliga 2. Musim lalu pun Marco Reus cs harus menjalani babak play off guna memastikan bertahan di Bundesliga 1.

Rekor buruk itu jelas menjadi beban tersendiri bagi Mönchengladbach. Namun, tak dinyana, mereka justru memulai musim dengan apik. Setelah membuat kejutan dengan menumbangkan FC Bayern München di Allianz Arena, mereka menuai satu poin saat menjamu VfB Stuttgart.

Performa apik itu tak pelak membuat Mönchengladbach diyakini bakal menuai sukses. Ewald Lienen, eks pelatih Die Fohlen, yakin Reus dkk. bisa finish di top half. “Jika semuanya berjalan sempurna, mereka bisa finish di posisi itu,” kata dia kepada Kölner Express.

Hal yang menjadi modal utama adalah sosok pelatih Lucien Favre. “Lucien Favre adalah pelatih yang sangat berpengalaman dan punya semangat luar biasa. Lain dari itu, tim ini (Borussia) tak hanya memiliki penyerangan bagus, tapi juga punya pertahanan yang stabil,” ungkap dia.

Pendapat serupa juga diungkapkan pelatih VfL Wolfsburg, Felix Magath. Sebelum lawatan klubnya ke Borussia Park, pelatih yang sempat juara bersama Bayern dan Wolfsburg itu menyanjung kinerja Favre dan kejutan yang dibuat Die Fohlen.

“Bagi saya, Borussia bukanlah kandidat tim degradasi. Saya malah menilai mereka sebagai tim yang bakal menjadi kejutan pada musim ini. Di bawah Lucien Favre, mereka meningkat sangat pesat. Mereka bisa menang atas FC Bayern München dan sekarang ada di atas kami di klasemen dengan koleksi empat poin,” beber Magath.

Meski terkesan sebagai bagian dari psy war jelang laga, pujian Magath tetap sesuai dengan fakta yang ada. Setelah terpuruk pada musim lalu, Favre sanggup membangun tim yang kokoh dan tangguh. Hebatnya lagi, itu dilakukan dengan sebagian besar pemain muda. Itu tentu sebuah prestasi tersendiri. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: