Hildebrand Siap Setiap Saat

22 Oct
Timo Hildebrand

Timo Hildebrand mengaku sangat fit untuk mengawal gawang FC Schalke 04 meski beberapa bulan menganggur. (Foto: http://www.schalke04.de)

HANYA SATU PEKAN setelah Andreas Hinkel menjalani comeback di Bundesliga 1 bersama SC Freiburg, satu lagi pemain yang sejak awal musim tak memiliki klub mengakhiri masa menganggurnya. Dialah Timo Hildebrand. Kiper berumur 32 tahun yang pernah bersama-sama Hinkel membela VfB Stuttgart itu resmi menjadi penggawa FC Schalke 04 pada Jumat (21/10). Dia dikontrak hingga akhir musim.

Sebagai sosok yang diplot sebagai back up bagi kiper utama Ralf Fährmann yang harus absen lama karena cedera lutut, tak sedikit pihak yang meragukan kapasitas Hildebrand. Pasalnya, sejak hengkang dari Stuttgart, dia tak pernah menjulang. Di Valencia, Sporting Lisbon, dan TSG 1899 Hoffenheim, dia hanya bisa bertahan sesaat. Apalagi kondisi fisiknya yang meragukan karena tak pernah bermain dalam beberapa bulan terakhir.

Hildebrand tak menutup mata dari keraguan tersebut. Namun, dia yakin anggapan itu salah. “Aku dalam kondisi yang sangat baik karena selalu berlatih keras,” ungkap dia dalam wawancara dengan situs resmi Schalke. “Akhir-akhir ini, aku berlatih bersama Eintracht Frankfurt. Itu jelas sangat membantuku. Satu-satunya kekurangan tentu saja kesempatan bertanding. Tapi, aku sangat siap kapan pun pelatih membutuhkanku.”

Soal persaingan yang akan dihadapinya dengan Matthias Schöber dan Lars Unnerstal, Hildebrand tak mau muluk-muluk. “Aku ke sini bukan untuk meminta posisi nomor satu,” kata dia. “Tapi, tugasku di sini adalah memberikan yang terbaik kepada pelatih dalam setiap latihan. Jika aku berhasil, hal-hal lainnya akan menyusul dengan sendirinya.”

Pernyataan itu sekaligus menjadi jawaban atas pernyataan Fährmann saat rumor tentang Hildebrand mencuat. Kiper yang diangkut kembali dari Frankfurt sebagai pengganti Manuel Neuer yang hijrah ke FC Bayern München itu menegaskan dirinyalah yang akan selalu menjadi kiper utama Schalke.

Terlepas dari hal itu, Fährmann tetap tak bisa ongkang-ongkang kaki. Bagaimanapun, performalah yang akan menentukan. Dia harus bercermin pada kisah Bernd Leno di Bayer Leverkusen. Datang sebagai pemain pinjaman gara-gara cedera yang menghantam semua kiper pada awal musim, dia kini malah berpeluang mendongkel Rene Adler dari posisi kiper utama. Itu semata-mata karena penampilannya yang sangat baik dan stabil dalam setiap pertandingan. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: