Pelipur Lara Moa

7 Nov
Mohammed Abdellaoue

Meski gagal membawa Hannover 96 menang atas FC Schalke 04, Mohammed Abdellaoue tetap bahagia karena kembali terpilih sebagai Pemain Terbaik Norwegia. (Foto: http://www.focus.de)

LAGA VERSUS FC SCHALKE 04 pada Minggu (6/11) memang kurang memuaskan bagi Mohammed Abdellaoue. Pasalnya, Hannover 96 yang dibelanya hanya bisa menuai hasil imbang 2-2. Sudah begitu, Hannover pun sempat unggul 2-1 lewat golnya pada menit ke-59.

Meski begitu, pemain yang akrab dipanggil Moa itu tetap bisa mengumbar senyum seusai laga. Pasalnya, saat laga berlangsung, dia terpilih sebagai Pemain Terbaik Norwegia 2011. Pada NISO Gala yang digelar di Oslo, Moa unggul atas Brede Hangeland (Fulham) dan Tom Høgli (FC Brugge). Tak pelak, itu bak pelipur lara bagi berdarah Maroko tersebut.

“Aku berterima kasih kepada semua orang yang telah memberikan suaranya untukku. Ini sungguh sesuatu yang besar. Ini juga adalah kali kedua secara beruntun aku menerimanya. Aku sungguh merasa sangat tersanjung,” ungkap Moa seperti dikutip Dagbladet. “Penghargaan ini sangat bernilai bagiku karena aku dipilih oleh rekan-rekanku sesama pemain sepak bola.”

Sementara itu, mengenai ketidakhadirannya di Oslo, striker berumur 26 tahun itu dengan enteng berkata, “Daripada bosan hanya duduk di sana, aku lebih baik mencetak gol di Jerman.”

Sejak 1990, Moa tercatat sebagai pemain ketiga yang mampu menyabet gelar Pemain Terbaik Norwegia dua kali berturut-turut. Sebelumnya, ada Rune Bratseth pada 1991 dan 1992 serta John Carew pada 2007 dan 2008. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: