Misteri Angka Tiga

17 Dec

ANGKA TIGA sepertinya menjadi angka sial bagi Franck Ribéry. Setidaknya untuk akhir pekan ini. Mula-mula, pada Jumat (17/12), dia divonis oleh Pengadilan Luksemburg harus membayar kompensasi mencapai total 3 juta euro kepada eks agennya, Bruno Heiderscheid. Lalu, hanya berselang beberapa jam, dia harus menerima kartu merah pada menit ke-33 saat membela FC Bayern München menghadapi 1.FC Köln.

Khusus kartu merah yang didapatkannya, Ribéry mendapat kecaman dari pelatih Jupp Heynckes. “(Kartu merah) itu benar-benar tidak perlu. Saya tak tahu apa yang dikatakan oleh pemain lawan. Tapi, bagaimanapun, dia tak boleh terprovokasi seperti itu,” kata Don Jupp.

Pada insiden yang terjadi saat itu, Ribéry memang jelas terprovokasi. Mula-mula, dia saling tanduk dengan bek tengah Henrique Sereno. Insiden itu membuat keduanya diganjar kartu kuning oleh wasit Guido Winkmann. Namun, sesaat kemudian, Ribéry kembali menyerang Sereno sehingga kartu merah pun dicabut wasit dan dia harus keluar dari lapangan.

Seusai laga, Ribéry mengaku sangat kecewa. “Aku jelas tak bangga, tapi sedih dan kecewa. Jika aku mendapatkan kartu merah, seharusnya wasit juga mengusir dia (Sereno),” cetus winger asal Prancis itu.

Untungnya, laga itu berakhir dengan kemenangan telak 3-0 bagi Bayern. Alhasil, Ribéry tak lantas disudutkan. Bisa dibayangkan betapa keras kritik yang akan diterima eks penggawa Olympique Marseille itu andai FC Hollywood gagal memetik poin penuh. Soalnya, dia pasti akan menjadi kambing hitam. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: