Dejá Vu Musim 1995-96

21 Jan
Manuel Neuer and Patrick Herrmann

Aksi Patrick Herrmann memperdayai Manuel Neuer membuat Borussia Mönchengladbach menyamai prestasi musim 1995-96. (Foto: http://www.spiegel.de)

SUNGGUH SENSASIONAL performa Borussia Mönchengladbach dalam membuka paruh pertama. Di Borussia Park, Jumat (20/1), pasukan Lucien Favre memukul pemimpin klasemen sementara, FC Bayern München, dengan skor telak 3-1. Lewat satu gol Marco Reus dan dua gol dari Patrick Herrmann, mereka bahkan mampu unggul 3-0 terlebih dahulu hingga menit ke-77.

Kemenangan itu sungguh sensasional. Pasalnya, itu membuat Gladbach mampu menuai angka penuh dari Bayern dalam satu musim. Sebelumnya, di Allianz Arena pada awal musim, mereka juga menang 1-0 lewat gol Igor de Camargo.

Catatan itu mengulang prestasi musim 1995-96. Itulah kali terakhir Gladbach dua kali menaklukkan Bayern dalam semusim. Kala itu, pasukan Bernd Krauss sukses membekap Bayern yang ditangani Otto Rehhagel dengan skor 2-1 dan 4-0. Menariknya, ada kemiripan antara musim itu dengan saat ini. Gladbach terbilang kuat dan sama-sama membuka paruh kedua dengan berada di posisi keempat.

Nah, jika dejá vu musim 1995-96 benar-benar terjadi. Bayern patut waswas. Sebaliknya, Gladbach patut optimistis. Pasalnya, lewat dua kekalahan dari Gladbach, Bayern gagal menjadi juara Bundesliga 1. Pada akhir musim, FC Hollywood hanya menempati posisi kedua di bawah Borussia Dortmund. Sementara itu, lewat dua kemenangan atas Bayern, Gladbach bertengger di posisi keempat. Untuk musim ini, jika hal itu terjadi, Gladbach akan merebut tiket ke kualifikasi Liga Champions!

Soal kepantasan Reus cs berlaga di Eropa musim depan, banyak orang yang mengakuinya. Tak terkecuali Jupp Heynckes, pelatih Bayern yang juga pemain legendaris Gladbach. Dia dengan tegas bekata, “Entah di Liga Europa atau Liga Champions, saya kira mereka akan bermain di Eropa pada musim depan.”

Kini, patut dinanti apakah hasil pada akhir musim nanti akan sama dengan musim 1995-96, yakni Dortmund juara, Bayern runner-up, FC Schalke 04 di posisi ketiga, dan Gladbach di posisi keempat. Bukan apa-apa, peta persaingan saat ini juga menunjukkan keempat tim itu sebagai para kandidat serius perebut Die Meisterschale. Belum lagi fakta bahwa pada musim ini dan 1995-96, Dortmund berstatus juara bertahan. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: