Prestasi Spesial Raul

29 Jan
Raul Gonzalez

Gol Raul Gonzalez lewat aksi memukau ke gawan g 1. FC Köln inilah yang dinobatkan sebagai Gol Terbaik 2011. (Foto: http://www.torwart.de)

DUA MUSIM berkiprah di Bundesliga 1, Raul Gonzalez Blanco tak henti menorehkan prestasi spesial. Setelah mengantar FC Schalke 04 menjuarai DFB Pokal musim lalu dan Piala Super Jerman pada awal musim ini, striker gaek asal Spanyol itu mendapatkan penghargaan istimewa. Golnya ke gawang 1.FC Köln pada 13 Agustus 2011 dinobatkan sebagai Tor des Jahres atau Gol Terbaik 2011.

Berdasarkan survei terhadap para audiens ARD Sportschau, gol Raul berada di urutan teratas. Gol itu dipilih oleh 16,23 persen dari total 234.432 pemberi suara. Dia mengungguli dua gol lewat tendangan salto milik Sascha Rösler (Fortuna Düsseldorf) dan Eren Derdiyok (Bayer Leverkusen). Gol Rösler ke gawang VfL Bochum pada 18 Juli 2011 hanya mendapatkan 12,56 persen suara. Sementara gol Derdiyok dipilih oleh hanya 12,20 persen pemilih.

Gol Raul ke gawang Köln sendiri memang sangat spesial. Menerima umpan terobosan dari Jan Moravek, dia memutar tubuhnya lalu mencongkel bola dengan kaki kirinya melewati kepala kiper Michael Rensing. Dalam ulasan soal gol terbaik untuk periode Agustus 2011 itu, ARD Sportschau di situs resminya menulis bahwa gol itu murni menunjukkan insting dan feeling Raul.

Keberhasilan Raul pun merupakan sesuatu yang langka bagi FC Schalke. Pasalnya, sebelum dia, hanya ada dua pemain yang menorehkan prestasi serupa. Mereka adalah Klaus Fischer pada 1975 dan Andreas Müller pada 1991. Keduanya terpilih berkat gol tendangan salto. Fischer melakukannya ke gawang Karlsruher SC, sementara Müller ke gawang 1.FC Kaiserslautern yang dikawal Gerry Ehrmann.

Pemilihan Tor des Jahres sendiri dimulai sejak 1971. Hingga saat ini, Fischer tercatat sebagai pemegang rekor dengan tiga kali terpilih, yakni pada 1975, 1977, dan 1982. Namun, gelar pada 1977 dan 1982 direngkuh lewat gol yang dilesakkan saat membela timnas Jerman. Di belakang Fischer ada Günter Netzer, Karl-Heinz Rummenigge, Gerd Müller, dan Lothar Matthäus yang terpilih dua kali masing-masing. (Sepp Ginz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: