Dortmund di Ambang Juara

5 Mar
Borussia Dortmund

Keunggulan tujuh angka pada pekan ke-24 membuat Borussia Dortmund kian berpeluang merebut kembali gelar juara Bundesliga 1. (Foto: http://www.rurhnachrichten.de)

KEBERHASILAN meraih angka penuh saat menjamu 1.FSV Mainz 05, Sabtu (3/3) membuat Borussia Dortmund kian berpeluang mempertahankan gelar juara Bundesliga 1. Pasalnya, berkat kekalahan yang diderita para rival utama macam FC Bayern München, Borussia Mönchengladbach, dan FC Schalke 04, mereka kini unggul tujuh angka dari pesaing terdekat.

Kompetisi memang masih menyisakan sepuluh pekan lagi. Namun, keberhasilan Dortmund memperlebar jarak dari empat ke tujuh poin membuat persaingan sudah bisa dikatakan usai. Pasalnya, sejak sistem tiga poin untuk kemenangan diberlakukan pada 1995-96, tak pernah pemuncak klasemen dengan keunggulan lima angka atau lebih dari posisi kedua yang lantas gagal menjadi juara para akhir musim.

Dalam 16 musim terakhir, hanya ada empat tim nonpemuncak klasemen spieltag ke-24 yang berhasil merebut Die Meisterschale. Dari keempatnya, selisih terjauh adalah empat poin, yakni VfB Stuttgart pada 2006-07 dan VfL Wolfsburg pada 2008-09.

Menariknya, kubu Dortmund justru tak lantas jemawa. Die Schwarzgelben masih menganggap tabu kata juara. “Kami tahu bahwa akami uanggul tujuh angka dan menjalani musim lebih baik dari yang diperkirakan sebelumnya. Namun, tentang juara, kami belum membicarakannya,” kata Klopp kepada Sport 1. “Kami ini bukan Barcelona atau Real Madrid yang bisa mengklaim juara ketika masih tersisa 12 laga.

Soal selisih angka, Chairman Hans-Joachim Watzke yang angkat suara. Dia menyatakan keunggulan tujuh angka tak bisa dijadikan patokan. “Musim ini tak bisa diperbandingkan dengan musim lalu. Saat itu, kami bisa unggul dengan selisih lebih besar,” ungkap dia kepada Ruhr Nachrichten.

Ucapan Watzke tak mengada-ada. Musim lalu, pada pekan ke-24, mereka sudah unggul 12 angka atas Leverkusen yang berada di posisi kedua. Akan tetapi, secara objektif, Dortmund musim ini sangat berpeluang mengulang musim 1995-96 ketika sanggup mempertahankan gelar. Indikatornya, lihat saja rekor mereka belakangan ini. Sebastian Kehl dkk selalu meraup kemenangan dalam delapan laga terakhir. Itu menjadi bagian dari 18 laga beruntun tanpa kekalahan yang dibukukan hingga spieltag ke-24. (Sepp Ginz)

Selisih Angka Peringkat I dan II pada Spieltag ke-24
Musim Peringkat I Peringkat II Selisih Angka Juara
1995-96 Dortmund Bayern 4 (54-50) Dortmund
1996-97 Bayern Stuttgart 2 (49-47 Bayern
1997-98 K’lautern Bayern 6 (53-47) K’lautern
1998-99 Bayern Leverkusen 5 (60-45) Bayern
1999-00 Bayern Leverkusen 2 (52-50) Bayern
2000-01 Dortmund Bayern 1 (44-43) Bayern
2001-02 Leverkusen Dortmund 1 (49-48) Dortmund
2002-03 Bayern Dortmund 13 (56-43) Bayern
2003-04 Bremen Bayern 9 (58-49) Bremen
2004-05 Bayern Schalke 0 (50-50) Bayern
2005-06 Bayern Bremen 8 (58-50) Bayern
2006-07 Schalke Bremen 3 (49-46) Stuttgart (#3, 45 poin)
2007-08 Bayern Hamburg 5 (50-46) Bayern
2008-09 Hertha Bayern 5 (49-45) Wolfsburg (#3, 45 poin)
2009-10 Bayern Leverkusen 2 (52-50) Bayern
2010-11 Dortmund Leverkusen 12 (58-46) Dortmund
Sumber: http://www.fussballdaten.de
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: