Keller Tiru Magath

13 Jan
Performa apik selama pemusatan latihan, antara lain melawan Al Sadd, klub Raúl Gonzalez, membuat Max Meyer direkrut ke tim senior FC Schalke 04. (Foto: www.kicker.de)

Performa apik selama pemusatan latihan, antara lain melawan Al Sadd, klub Raúl Gonzalez, membuat Max Meyer direkrut ke tim senior FC Schalke 04. (Foto: http://www.kicker.de)

RAJIN MENGORBITKAN pemain-pemain muda sepertinya menjadi salah satu kebijakan FC Schalke 04. Setiap ada talenta istimewa, Die Knappen selalu tak ragu untuk memberikan kesempatan masuk ke tim utama lebih dini. Dua tahun lalu, pelatih Felix Magath mengorbitkan Julian Draxler setelah pemusatan latihan jelang paruh kedua musim. Kini hal serupa dilakukan Jens Keller, caretaker pelatih Die Knappen terhadap Max Meyer.

Puas terhadap performa Meyer selama pemusatan latihan di Doha (Qatar), Keller memutuskan untuk mempertahankan pemain berumur 17 tahun itu di timnya. Hal itu pun disetujui oleh Direktur Olahraga Horst Heldt. “Dia tampil baik di pemusatan latihan. Selain itu, karena menghadapi situasi tak baik menyangkut personel tim, kami juga memutuskan untuk membawa dia pada putaran kedua,” ungkap Keller seperti dikutip RevierSport.

Situasi yang dimaksud Keller antara lain cedera yang kerap menghantam Ibrahim Afellay. Di samping itu, Keller pun harus mempersiapkan sosok pengganti Lewis Holtby yang dipastikan hengkang ke Tottenham Hotspur pada akhir musim nanti. Secara kebetulan, oleh beberapa media massa Jerman, Meyer adalah pemain yang kerap disebut sebagai calon pengganti Holtby.

Tentu saja bukan hanya performa apik saat pemusatan latihan dan krisis pemain yang membuat Keller berani merekrut Meyer ke tim senior. Dia tahu betul kemampuan gelandang serang bertinggi 169 cm itu karena sebelumnya mengasuh tim U-19 Schalke yang dibela oleh Meyer. Musim ini, di A-Jugend Bundesliga West, Meyer dengan olah bola dan tendangan kerasnya menjadi salah satu pemain paling menonjol. Torehan 11 gol dan 7 assist dalam 14 laga adalah buktinya.

Tahun lalu, Meyer pun sanggup menorehkan beberapa prestasi. Di antaranya menyabet dua gelar, yakni Pemain Terbaik dan Pencetak Gol Terbanyak dengan torehan tiga gol di Piala Eropa U-17 yang digelar di Slovenia. Sementara bersama Schalke U-19, dia juara A-Jugend Bundesliga.

Deretan prestasi itu menjadi modal tersendiri bagi Meyer untuk mencapai impiannya meniru jejak Lionel Messi, sang role model. “Dia pemain terbaik dunia, namun tetap rendah hati,” puji Meyer.

Secara pribadi, Meyer sangat siap menyambut langkah besar yang diambil Keller bagi dirinya. Meski lesatan karier di sepak bola akan mengganggu studi formalnya, dia antusias untuk membuktikan diri di level senior. “Saat ini, aku ingin secepatnya masuk ke skuad dan mendapatkan waktu bermain,” ucap dia. (@SeppGinz)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: