Tag Archives: Borussia Dortmund

Gladbach Gandeng Apparel Juara

25 Jan
Petinggi dari Borussia Mönchengladbach dan Kappa saat mengumumkan kerja sama berdurasi lima tahun. (Foto: www.wz-newsline.de)

Petinggi dari Borussia Mönchengladbach dan Kappa saat mengumumkan kerja sama berdurasi lima tahun. (Foto: http://www.wz-newsline.de)

DUA MUSIM BERUNTUN pada 2010-11 dan 2011-12, Borussia Dortmund menjuarai Bundesliga 1 dengan memakai kostum buatan Kappa. Namun, mulai musim ini, perusahaan apparel asal Italia itu tergeser oleh Puma. Tak ayal, mereka pun harus mencari klien baru. Menariknya, klien baru Kappa untuk musim depan adalah tim yang juga bernama Borussia. Tepatnya Borussia Mönchengladbach.

Kepastian itu terkuak pada Kamis (24/1) saat kubu Mönchengladbach yang diwakili Chairman Stephan Schippers bersama Direktur Olahraga Max Eberl dan kubu Kappa yang diwakili Chairman Kappa Jerman Peter Schmidt mengumumkan kerja sama tersebut. Untuk lima musim ke depan, Die Fohlen akan memakai kostum buatan Kappa. Nilai kontraknya sendiri diperkirakan sebesar 15 juta euro per musim. Kappa menggeser perusahaan apparel asal Italia lainnya, Lotto yang telah mensponsori Mönchengladbach selama satu dekade.

Mengenai rancangan kostum yang akan dibuat untuk Die Fohlen, Schmidt menjamin pihaknya akan sangat memerhatikan warna dan tradisi tim dengan baik. Maklum, pada medio 2000-an, desain kostum SV Werder Bremen yang mereka buat sempat dicemooh para fans karena kombinasi warnanya seperti burung beo. “Waktu telah berubah. Kami sekarang benar-benar fokus pada warna klub,” kata dia seperti dikutip Kölner Express.

Untuk musim depan, Kappa sudah melakukan beberapa uji coba. Menurut Eberl, hasilnya cukup memuaskan. “Kostum itu juga ternyata cocok untuk orang seperti saya (gemuk, -Red.). Jadi, orang-orang yang setiap tahunnya bertambah ukuran pinggang tak perlu khawatir,” terang eks defender era 1990-an itu.

Mengingat Kappa berhasil membawa Dortmund dan Bremen juara Bundesliga 1, patut ditunggu apakah tuah tersebut akan berlaku pula untuk Mönchengladbach. (@SeppGinz)

Dortmund Terus Melaju di DFML

24 Jan
Keberhasilan menjuarai Bundesliga 1 dalam dua musim beruntun mendongkrak posisi Borussia Dortmund di DFML. (Foto: www.n24.de)

Keberhasilan menjuarai Bundesliga 1 dalam dua musim beruntun mendongkrak posisi Borussia Dortmund di DFML. (Foto: http://www.n24.de)

PRESTASI APIK di lapangan hijau berkorelasi positif dengan kondisi finansial. Itulah yang ditunjukkan Borussia Dortmund. Dari tahun ke tahun, pendapatan klub asal Lembah Ruhr itu terus naik seiring prestasi yang juga gemilang di lapangan. Sebagai indikator, tengok saja pergerakan jumlah pendapatan dan peringkat Die Schwarzgelben di Deloitte Football Money League (DFML).

Untuk DFML 2013 yang berdasarkan laporan keuangan klub-klub musim 2011-12, Dortmund berada di posisi ke-11 dengan total pendapatan dari matchday, television, dan commercial berjumlah 189,1 juta euro. Itu menjadikan mereka berada di posisi kedua di antara klub Bundesliga 1. Die Schwarzgelben hanya kalah dari FC Bayern München yang berada di posisi keempat dengan total pendapatan 368,4 juta euro.

Dari posisi, Dortmund mengalami kenaikan lima tingkat. Sebelumnya, di DFML 2012, mereka berada di posisi ke-16 (138,5 juta euro). Setahun sebelumnya, posisi mereka adalah di peringkat ke-22 (105,2 juta euro). Jika diperhatikan ada kenaikan pendapatan sangat besar yang dialami Dortmund dari musim 2009-10 ke 2010-11 dan dari 2010-11 ke 2011-12. Pendapatan 2010-11 naik 33,3 juta euro dari musim sebelumnya. Sementara pada musim 2011-12, kenaikannya 29,9 juta euro. Kenaikan besar itu terjadi saat Dortmund berhasil menjuarai Bundesliga 1.

Terlepas dari hal itu, untuk tahun ini, Dortmund berhasil menyalip seteru sewilayah mereka, FC Schalke 04, yang turun ke peringkat ke-14 dengan pendapatan sebesar 174,5 juta euro. Padahal, musim sebelumnya, klub kebanggaan masyarakat Gelsenkirchen itu bertengger di posisi ke-10 dengan pendapatan 202,4 juta euro. Selama bertahun-tahun, inilah kali pertama posisi Schalke ada di bawah Dortmund di DFML.

Selain Bayern, Dortmund, dan Schalke, masih ada satu klub Bundesliga 1 yang berada di kelompok elite 20-besar DFML 2013. Dia adalah Hamburger SV yang nangkring di tangga ke-18 dengan jumlah pendapatan 121,1 juta euro. Hamburg sendiri sudah cukup lama berada di kelompok elite itu. Sejak DFML 2009, Die Rothosen tak pernah tercelat dari 20-besar. (@SeppGinz)

Bayern Terlecut Dortmund

13 Jan
Jürgen Klopp yakin kebangkitan FC Bayern München adalah berkat kesuksesan yang diraih Borussia Dortmund. (Foto: www.focus.de)

Jürgen Klopp yakin kebangkitan FC Bayern München adalah berkat kesuksesan yang diraih Borussia Dortmund. (Foto: http://www.focus.de)

SETELAH beberapa waktu lalu secara tersirat mengibarkan bendera putih dalam persaingan merebut gelar juara Bundesliga 1 musim ini, Jürgen Klopp kembali melontarkan komentar soal FC Bayern München yang dinilai tak bakal teradang untuk merengkuh Die Meisterschale.

Menurut Klopp, perkembangan pesat Bayern pada musim ini sebenarnya tak terlepas dari andil klubnya, Borussia Dortmund. Andil yang dimaksud adalah gelar back to back yang diraih Die Schwarzgelben. Dalam pandangannya, itu melecut Die Roten untuk mengeluarkan seluruh potensi terbaiknya agar tak dipecundangi lagi.

“Dalam dua tahun terakhir, kami membuat Bayern benar-benar kesal. Kami memastikan mereka untuk benar-benar bertenaga penuh. Pendekatan baru yang dilakukan pada musim ini bersama direktur olahraga baru dan aktivitas transfer luar biasa sebenarnya terpicu oleh kami. Ada andil kami di sana,” urai Klopp kepada Welt am Sonntag.

Tak dapat disangkal, dua titel yang disabet Dortmund memang menjadi motivasi tersendiri bagi Bayern pada musim ini. Perekrutan Matthias Sammer sebagai direktur olahraga dan pembelian Javi Martinez yang menjadi rekor transfer di Bundesliga 1 adalah buktinya. Di samping itu, kalau dicermati, permainan Bayern musim ini pun terpengaruh oleh gaya main Dortmund dalam dua musim terakhir.

Dengan energi dan motivasi untuk mengakhiri dominasi Dortmund itu, Bayern diyakini Klopp yakin tak akan tertahan. “Andai tak terpeleset sendiri, Bayern akan mengakhiri musim sebagai juara,” kata dia secara fair. “Kami sendiri hanya akan berusaha melakukan hal yang tak biasa dilakukan.” (@SeppGinz)

Sahin Tak Menyesal

13 Jan
Berbekal pengalaman di Real Madrid dan Liverpool, Nuri Sahin siap dongkrak Borussia Dortmund. (Foto: www.sporx.com)

Berbekal pengalaman di Real Madrid dan Liverpool, Nuri Sahin siap dongkrak Borussia Dortmund. (Foto: http://www.sporx.com)

SI ANAK HILANG itu akhirnya kembali. Setelah 624 hari lalu menyatakan undur diri, Nuri Sahin kembali memastikan diri akan memakai kostum Borussia Dortmund pada Jumat (11/1). Dia dipinjam dari Real Madrid hingga musim panas 2014 dengan opsi pembelian penuh.

Sudah barang tentu, ada perasaan yang berkecamuk di dada Sahin. Maklum, saat pergi ke Madrid pada akhir musim 2010-11, dia berpredikat Pemain Terbaik Bundesliga 1. Namun, kini dia datang dengan predikat pemain yang terbuang. Ada harapan besar yang ada di benaknya. Dia ingin kembali ke performa terbaik seperti saat membawa Die Schwarzgelben merebut Die Meisterschale musim 2010-11.

“Aku tak bisa menggambarkan betapa besarnya kebahagiaan yang kurasakan bisa kembali ke rumah. Aku hanya tidur tiga atau empat jam karena begitu tak sabar untuk kembali melihat klub dan rumahku ini,” ungkap midfielder berumur 24 tahun itu kepada Kölner Express.

Saking antusias, Sahin sudah berhubungan dengan para pemain Dortmund dalam beberapa hari sebelum memutuskan hengkang dari Liverpool, klub yang meminjam dia. “Seminggu terakhir, aku telah dua atau tiga kali mengontak mereka. Kami bermain PlayStation secara online, berbincang, dan saling berkirim pesan teks. Aku merasa mereka sangat antusias dengan kehadiranku,” tambah dia.

Meski demikian, pemain timnas Turki yang memegang rekor debutan termuda di Bundesliga 1 tersebut tak lantas menyesali putusannya pindah ke Madrid dan menjalani masa peminjaman di Liverpool. Menurut dia, setidaknya ada satu pelajaran sangat berharga yang bisa dipetik dari masa 1,5 tahun di Madrid dan Liverpool.

“Aku menjadi lebih matang dan dewasa. Aku bisa bermain dengan para pemain terbaik di posisiku, yakni Xabi Alonso dan Steven Gerrard. Itu sangat mendidikku,” aku Sahin. “Mungkin terdengar aneh, tapi aku yakin menjadi pemain yang lebih baik pada saat ini.”

Berbekal pengalaman istimewa itulah, Sahin bertekad memberikan yang terbaik bagi pasukan Jürgen Klopp pada putaran kedua Bundesliga 1 yang akan dimulai pada 18 Januari mendatang. Dia yakin bisa membuat Die Schwarzgelben jauh lebih kuat dalam upaya mengejar FC Bayern München yang kini berada di puncak klasemen. (@SeppGinz)

Götze Siap Pensiun di Dortmund

9 Jan

Mario Götze tak menutup kemungkinan mengakhiri karier di Borussia Dortmund dan menjadi one man club. (Foto: http://www.derwesten.de)

GONJANG-GANJING transfer pada Januari ini kian marak. Banyak pemain yang pergi dari klub lama guna bergabung dengan klub baru. ada pula yang memastikan pindah pada akhir musim nanti. Namun, hal itu ternyata tak menarik bagi . Gelandang mungil timnas Jerman itu mengaku tak memikirkan untuk berpindah klub pada waktu dekat. Bahkan, dia tak menutup kemungkinan bertahan di Borussia Dortmund hingga pensiun. 

Hal itu diungkapkan Götze saat diiwawancarai Grup Media WAZ di sela-sela pemusatan latihan Die Schwarzgelben di La Manga (Spanyol). “Jika aku boleh berencana, tentu saja aku bisa membayangkan hal itu. Aku tumbuh di Dortmund dan merasa sangat nyaman di kota ini. Aku punya banyak teman dan keluarga di sini,” tutur dia. 

Meski demikian, Götze tak mau terlalu berandai-andai. “Pertama-tama, kontrakku akan habis pada 2016. Untuk saat ini, tak ada alasan untuk memikirkan hal lain,” jelas pemain kelahiran Memmingen itu. 

Pengakuan itu sungguh menarik. Pasalnya, Götze menjadi pemain yang sangat diidam-idamkan oleh banyak klub karena kemampuannya yang spesial. Bahkan, dalam sebuah survei di Jerman, dia dinilai potensial menjadi pemain berkelas dunia. Jika terwujud, bukan tak mungkin dia berpeluang menjadi pemain terbaik dunia seperti Lionel Messi. 

“Setiap pemain pasti bermimpi menjadi yang terbaik. Aku pun demikian. Itu harus menjadi target. Aku ingin berbuat lebih banyak dan meraih lebih banyak trofi,” beber Götze lagi. (@SeppGinz)

Klopp Akui Sulit Pertahankan Gelar

8 Jan
Jürgen Klopp mengakui sulit menjegal FC Bayern München musim ini. (Foto: www.focus.de)

Jürgen Klopp mengakui sulit menjegal FC Bayern München musim ini. (Foto: http://www.focus.de)

PELUANG Borussia Dortmund untuk mencetak sejarah dengan menjuarai Bundesliga 1 tiga kali beruntun kian menipis. Jürgen Klopp, pelatih Dortmund, mengakui hal itu dalam wawancara dengan Deutsche Presse Agentur. Menurut dia, sangat sulit menghentikan laju Die Roten pada saat ini.

“Kami tidak berpikir bisa menyusul Bayern dalam ketertingalan 12 poin saat ini,” kata Klopp. “Gelar juara tak akan bisa direbut dari Bayern pada saat ini. Anda tak bisa merebutnya dari mereka, kecuali mereka yang memberikannya. Sayangnya, saya kira itu tak akan mereka lakukan.”

Situasi itu menurut Klopp, menuntut pihaknya untuk memikirkan langkah berbeda pada musim ini. Memasuki putaran kedua, fokus Dortmund adalah meraup hasil sebaik-baiknya di Bundesliga 1. Lalu, mereka juga akan lebih berkonsentrasi di Liga Champions dan DFB Pokal. Di Liga Champions, target terdekat adalah menyingkirkan Shakhtar Donetsk pada babak 16-besar. Sementara di DFB Pokal, mengandaskan Bayern pada babak perempat final.

Mengenai target Die Schwazgelben pada putaran kedua, eks pelatih 1.FSV Mainz 05 itu bertutur, “Posisi kedua akan sangat bagus. Posisi ketiga pun lebih dari cukup. Target kami adalah posisi kedua. Kami harus mengakui kemungkinan yang dimiliki Bayern.”

Lebih jauh, Klopp mengakui tak akan mudah mewujudkan hal itu karena banyak rival berat yang siap menjegal. Dia secara khusus menyebut Bayer 04 Leverkusen dan Eintracht Frankfurt sebagai pesaing utama. “Oleh karena itulah kami ingin memulai putaran kedua dengan kekuatan penuh, tidak pelan-pelan,” ucap dia.

Meski demikian, target itu tentunya tidaklah mutlak. Sangat mungkin Klopp merevisi target itu ketika Bayern oleng dan mereka mampu memperpendek ketertinggalan. Bagaimanapun, bola itu bulat, kan? (@SeppGinz)

Impian Istimewa Lars Bender

8 Jan

Kenangan saat juara di Piala Eropa U-19 pada 2008 bersama Sven Bender inilah yang sangat ingin diulang oleh Lars Bender. (Foto: http://www.uefa.com)

SETIAP PEMAIN sepak bola pasti memiliki impian dalam kariernya. Salah satunya jelas meraih gelar juara. Itu pula yang sangat diimpikan oleh gelandang bertahan Bayer 04 Leverkusen dan timnas Jerman, Lars Bender. Namun, bagi pemain berumur 23 tahun itu tak sekadar menginginkan trofi. Dia ingin merebutnya bersama sang saudara kembar yang kini membela panji Borussia Dortmund, Sven Bender. 

“Tentu saja menjadi impian kami berdua untuk kembali bermain bersama (seperti di TSV 1860 München, -Red.). Lalu, bersama saudaraku, aku meraih gelar juara,” tutur Lars Bender dalam wawancara dengan Kölner Express

Sebenarnya impian itu sudah sempat terwujud pada 2008. Kala itu, bersama Sven, Lars membawa Jerman juara Piala Eropa U-19. Saat itu, pada laga final, mereka mengalahkan Italia dengan skor 3-1. Lebih indah lagi, Lars mencetak gol pembuka pada laga tersebut. Namun, mengingat itu hanya di level junior, tentu saja Lars belum puas. Dia ingin merebut gelar bersama Sven di level senior atau kompetisi profesional. 

Berbicara soal gelar, Lars sebenarnya tidak seberuntung Sven. Hingga kini, dia belum pernah meraih trofi bersama Leverkusen. Sementara Sven malah mampu juara Bundesliga 1 secara back to back bersama Dortmund. Itu maish ditambah gelar juara DFB Pokal musim lalu. 

Toh, itu tak membuat Lars iri. “Itu tentu sulit dikejar. Tapi, aku tak memendam iri hati kepada dia. Kami berdua tahu bahwa kami harus bersyukur bisa mewujudkan mimpi kami. Sejauh ini, kami bisa dibilang sudah cukup sukses,” beber dia. 

Lebih lanjut, Lars yakin suatu saat kelak akan mampu meraih gelar seperti yang dilakukan Sven. Dia percaya Leverkusen punya potensi untuk menjadi yang terbaik. “Gelar juara adalah impian setiap pemain. Di tim kami juga begitu. Sejauh ini, kami belum mencapai tahap akhir. Kami harus segera mencapai itu!” tegas dia.

Mengingat keduanya masih berbeda klub, kans untuk mewujudkan impian istimewa itu tentu ada di timnas Jerman. Ajang terdekat tentulah Piala Dunia 2014 di Brasil. Itu pun dengan syarat Der Panzer mampu melewati Pra-Piala Dunia terlebih dahulu. Lalu, mereka pun harus mampu menarik perhatian Joachim Löw, pelatih timnas Jerman. (@SeppGinz)