Tag Archives: FC Augsburg

Ausgburg Pertahankan AL-KO

25 Jan
AL-KO akan tetap menjadi sponsor utama FC Augsburg hingga 2014-15. (Foto: www.augsburger-allgemeine.de)

AL-KO akan tetap menjadi sponsor utama FC Augsburg hingga 2014-15. (Foto: http://www.augsburger-allgemeine.de)

UNTUK DUA TAHUN ke depan, FC Augsburg bisa bernapas lega. Klub kecil dari Bavaria itu tak perlu bersusah-susah mencari sponsor baru. Kamis (24/1), mereka berhasil memperpanjang kontrak sponsor utama AL-KO hingga 2015. Tak dijelaskan secara rinci nilai kontrak baru tersebut, namun diduga tidak akan kurang dari 1 juta euro per musim seperti kontrak lama yang telah berjalan 2,5 musim.

Sebagai sponsor utama, logo AL-KO dipastikan bertebaran di semua sudut SGL Arena, kandang Augsburg. Selain akan terlibat dalam semua aktivitas selama pertandingan kandang, mereka juga dipastikan itu berpartisipasi dalam program-program nonsepak bola yang dimiliki Augsburg.

“Hubungan kami dengan Augsburg yang telah berjalan 2,5 tahun ini terasa sangat positif. Kami sangat bangga bisa menjadi sponsor utama FCA,” ungkap Stefan Kober, Presiden AL-KO Kober AG.

Perpanjangan kontrak itu sendiri memastikan AL-KO sebagai sponsor terlama Augsburg, setidaknya sejak 2006-07. Dari musim itu, tercatat ada tiga perusahaan lain yang pernah menjadi sponsor utama Augsburg dan hanya satu yang bertahan lebih dari satu musim, yakni Impuls AG yang tertera di kostum Augsburg pada 2007-08 dan 2008-09. (@SeppGinz)

Advertisements

Augsburg Ketagihan Ginseng

2 Jan
Koo Ja-Cheol dan Ji Dong-Won akan berkolaborasi bagi FC Augsburg. (Foto: www.fifa.com)

Koo Ja-Cheol dan Ji Dong-Won akan berkolaborasi bagi FC Augsburg. (Foto: http://www.fifa.com)

SATU PEMAIN Korea Selatan saja ternyata tidak cukup bagi FC Augsburg. Faktanya, setelah memiliki Koo Ja-Cheol, klub asal Bavaria itu kembali mendatangkan satu pemain asal Negeri Ginseng lagi. Selasa (1/1), mereka memastikan striker Ji Dong-Won bergabung hingga akhir musim sebagai pemain pinjaman dari Sunderland.

Stefan Reuter, Direktur Olahraga Augsburg, bersyukur negosiasi peminjaman Ji DW berlangsung cepat. “Sangat bagus transfer itu bisa selesai sebelum latihan dimulai kembali. Dengan demikian, Ji Dong-Won yang serbabisa di lini depan bisa bergabung dalam semua tahap persiapan jelang putaran kedua,” tutur dia.

Bagi Ji DW, transfer itu jelas positif. Pasalnya, dia tak mendapat tempat di tim utama The Black Cats musim ini. Sempat tiga kali berada di bangku cadangan, dia tak pernah diberi kesempatan bermain oleh manajer Martin O’Neill. Padahal, musim lalu, dia sempat 19 kali bermain dan berhasil mencetak dua gol serta dua assist.

Kiprah Ji DW di Augsburg pun bisa lebih baik. Maklum, dia akan sangat terbantu oleh keberadaan Koo JC, terutama dalam adaptasi. Apalagi mereka pun telah sering bermain bersama di timnas Korsel. Salah satunya, mereka bahu-membahu di Olimpiade London pada tahun lalu.

Satu hal yang menarik, kedatangan Ji DW memperpanjang tradisi pemain pinjaman asal Asia di Augsburg. Sebelumnya, pada 2009-10, Hajime Hosogai, pemain asal Jepang, dipinjam dari Bayer 04 Leverkusen. Lalu, Koo JC dipinjam dari VfL Wolfsburg sejak musim lalu. Menariknya, seperti halnya Ji DW, mereka juga bergabung pada bursa transfer musim dingin. Hosogai bergabung pada 1 Januari 2010, sedangkan Koo JC merapat pada 1 Februari 2012. (@SeppGinz)

Absen Karena Gelas

3 Feb

SUNGGUH NAHAS nasib Eren Derdiyok. Saat klubnya, Bayer Leverkusen, akan menghadapi FC Barcelona di babak 16-besar Liga Champions, dia diharuskan istirahat selama tiga pekan. Hal yang menyesakkan, hal itu disebabkan oleh hal sepele. Dia menginjak pecahan gelas!

Seperti dituturkan kepada Bild, Kamis (2/2) malam, Derdiyok pergi ke kamar mandi untuk menggosok gigi. Tanpa sengaja, gelas tempat dia menaruh sikat gigi terjatuh. Pecahannya berserakan dan kaki kirinya sempat menginjak pecahan itu. Akibatnya, kaki kirinya pun terluka dan harus mendapatkan tujuh jahitan.

Menurut Dr. Karl-Heinrich Dittmar, dokter tim Leverkusen, Derdiyok harus menggunakan kruk selama dua pekan demi menghindarkan kakinya yang cedera dari tekanan. Total, dia diperkirakan baru bisa kembali berlatih setelah beristirahat selama tiga pekan. Itu artinya, selain laga versus Barcelona, dia juga harus mangkir dari partai melawan VfB Stuttgart (4/2), Borussia Dortmund (11/2), dan FC Augsburg (18/2). Jika tak ada aral melintang, striker timnas Swiss itu baru bisa turun kala Leverkusen jalani Rheinderby menghadapi 1.FC Köln pada 25 Februari.

Cedera karena hal yang tak lazim bagi pesepak bola ini bukan yang pertama tersaji di Bundesliga 1. Awal musim ini, Adam Nemec juga harus absen dari 1.FC Kaiserslautern dalam waktu lumayan lama karena terjatuh dari pohon cherry. (Sepp Ginz)

Rettig Tetap Pegang Janji

25 Jan
Andreas Rettig kembali menegaskan posisi pelatih Jos Luhukay tetap aman. (Foto: www.bundesliga.de)

Andreas Rettig kembali menegaskan posisi pelatih Jos Luhukay tetap aman. (Foto: http://www.bundesliga.de)

FC AUGSBURG boleh kalah dalam 34 laga musim ini, namun pelatih Jos Luhukay tak akan dipecat. Itulah jaminan yang diberikan Manajer Andreas Rettis pada awal musim ini. Kini, walaupun Augsburg terseok-seok di zona degradasi, Rettig tetap memegang teguh janjinya.

“Sepanjang masih bekerja di sini, saya pastikan tak akan ada pemecatan terhadap Jos Luhukay. Dan karena saya tahu persis pikiran Peter Bircks dan Walther Seinsch, saya sangat yakin pelatih kami bisa tetap tidur nyenyak,” tutur Rettig dalam wawancara dengan Augsburger Allgemeine Zeitung.

Sementara itu, mengenai kemungkinan Augsburg terdegradasi, Rettig mengaku pihaknya sudah mengantisipasi. Terhadap para pemain, mereka memberlakukan kontrak berdasarkan performa. Sedangkan terhadap para sponosr, mereka membuat klausul yang berisi perjanjian bila klub mengalami degradasi. Itu dilakukan agar kondisi finansial klub tetap terjamin. (Sepp Ginz)

Pengganti Rettig Pasti dari Luar

25 Dec
Walther Seinsch and Andreas Rettig

Walther Seinsch (berbaju ungu) menyatakan Andreas Rettig hanya bisa digantikan oleh dua orang. (Foto: http://www.br.de)

PUTUSAN MUNDUR saat musim berakhir yang diungkapkan Manajer Andreas Rettig diakui sangat berat untuk FC Augsburg. Bukan hanya karena Rettig telah mengabdi cukup lama, enam tahun, melainkan juga karena ketiadaan kader yang ada di dalam klub. Presiden Walther Seinsch mengakui hal itu dalam wawancara dengan Augsburger Allgemeine Zeitung.

Saat ditanya soal solusi dari dalam klub, dengan tegas Seinsch berkata, “Tak ada.” Lebih jauh, dia pun mengisyaratkan pengganti Rettig bukan hanya satu orang. “Kami akan mengganti Rettig dengan dua orang. Satu sebagai manajer komersial, satu sebagai manajer olahraga. Mereka akan bekerja sama dengan pelatih Jos Luhukay,” jelas dia.

Mengenai Armin Veh dan Dietmar Beiersdorfer yang belakangan dikait-kaitkan sebagai pengganti Rettig, Seinsch tak menutup kemungkinan tersebut. Tapi, untuk Veh, dia menegaskan pihaknya menghormati posisi Veh yang masih berstatus pelatih Eintracht Frankfurt.

Rencananya, Seinsch bersama Chairman Peter Bircks akan mengintensifkan pencarian dua orang untuk posisi yang ditinggalkan Rettig seusai Natal. Soal putusan Rettig sendiri, Seinsch menyatakan tak mau menghalang-halangi karena sejak bergabung pada 2006, dia sudah menyatakan bakal pergi pada suatu ketika. Lalu, Rettig juga selalu hanya mau menerima perpanjangan per satu musim. (Sepp Ginz)

Hannover Perangi Fans Nakal

14 Dec
Pyrotechnic in Hannover

Fans Hannover 96 harus menanggung denda yang dijatuhkan DFB kepada klub jika menyalakan petasan di stadion. (Foto: http://www.neuepresse.de)

FANS BERULAH, klub yang terkena getah. Itulah pemandangan yang kerap tersaji selama ini. Setiap kali ada fans yang masuk ke lapangan, menyalakan petasan atau memicu kerusuhan, biasanya klub yang lantas mendapatkan hukuman. Dynamo Dresden bahkan harus melupakan ajang DFB Pokal musim depan karena ulah para suporternya saat menjamu Borussia Dortmund.

Kini, sebuah langkah menarik diambil Hannover 96. Guna menimbulkan efek jera, manajemen Die Roten menerapkan kebijakan yang mengharuskan pelaku yang membayar denda yang dijatuhkan oleh DFB kepada klub. Hal itu sudah diberlakukan kepada seorang fans nakal yang menyalakan petasan saat menghadapi FC Augsburg, 24 September lalu. Dia kini diharuskan membayar 4.000 euro.

“Dalam pandangan saya, tak ada cara lain yang disa dilakukan sebagai alternatif solusi. Kami akan terus membebankan hukuman kepada sang pelaku dan akan mencoba menekan DFB dan UEFA untuk menjatuhkan denda kepada orang-orang yang mengotori pertandingan (bukan klub),” urai Presiden Martin Kind.

Solusi yang diambil Hannover ini terbilang menarik dan sepertinya patut dipertimbangkan oleh klub-klub lain. Apalagi sebelumnya Augsburg juga melakukan hal yang mirip. Mereka membebankan sebagian denda 3.000 euro yang dijatuhkan DFB kepada pelaku streaker yang mengganggu laga versus FC Bayern München. Denda yang terbilang besar tentu akan membuat para fans nakal berpikir ulang untuk membuat kekacauan. (Sepp Ginz)

Senjata Baru Stevens

10 Dec
Teemu Pukki

Kehadiran Teemu Pukki membuat FC Schalke 04 tak hanya bersandar kepada Klaas-Jan Huntelaar dalam membobol gawang lawan. (Foto: http://www.schalke04.de)

SUNGGUH TAK SALAH bila kini FC Schalke 04 disebut sebagai salah satu kandidat kuat juara Bundesliga 1. Selain memiliki pelatih jeli nan berpengalaman pada diri Huub Stevens, mereka juga punya striker ulung Klaas-Jan Huntelaar yang seperti tak pernah kehabisan cara untuk membobol gawang lawan. Tak bisa disangkal, Huntelaar adalah senjata utama Die Knappen.

Nah, belakangan, Stevens menemukan senjata baru. Namanya Teemu Pukki. Striker asal Finlandia yang ditarik karena kecemerlangannya saat membela HJK Helsinki melawan Schalke di babak play-off Liga Europa itu terbukti mampu menjadi tandem sehati The Hunter. Dua kali diduetkan, dia menunjukkan kontribusi besar. Saat menghadapi FC Augsburg, Pukki memberikan assist bagi terciptanya gol pertama oleh Huntelaar. Sementara Jumat (9/12), dia menjadi penentu kemenangan 2-1 atas Hertha BSC Berlin lewat golnya jelang babak pertama usai.

“(Perubahan pola) Itu berjalan dengan sangat baik. Dengan dua striker, kami bisa mengkreasi lebih banyak peluang mencetak gol,” aku Pukki seperti dilansir situs resmi Schalke. “Aku sangat senang bisa membantu klub dengan golku.”

Bagi Pukki, kemenangan tim memang melebihi apa pun. Itu sebabnya dia begitu bahagia kali ini golnya membuat Schalke meraih tiga angka. Maklum, saat menghadapi Hannover 96 pada spieltag ke-12, dua golnya hanya membuat Die Knappen terhindar dari kekalahan.

Menilik performa apik Pukki bersama Huntelaar, sepertinya Stevens tak akan berpaling lagi ke pola 4-2-3-1 yang dipakainya sejak awal musim. Kini, duet Pukki-Huntelaar yang ditunjang Raul Gonzalez tepat di belakang mereka akan menjadi andalan dalam upaya merebut gelar di Bundesliga 1. (Sepp Ginz)