Tag Archives: Internazionale MIlan

Jung Tak Mau Berkhianat

25 Jan

Meski diincar klub-klub besar, Sebastian Jung tetap menghormati Eintracht Frankfurt sebagai klub yang sangat berjasa pada perkembangan kariernya. (Foto: http://www.fanorakel.de)

TAMPIL APIK sepanjang putaran pertama bersama Eintracht Frankfurt membuat Sebastian Jung termasuk sebagai Pendatang Baru Terbaik Bundesliga 1 musim ini. Itu lantas berimbas pada ketertarikan beberapa klub besar. Sebut saja FC Bayern München dan Internazionale Milan. Apalagi kemudian diketahui dia memiliki klausul pindah dengan harga tertentu.

Meski begitu, Jung bukanlah sosok tamak yang bak kacang lupa kulit. Dia menegaskan tak mau tergesa-gesa. Bagi pemain berumur 22 tahun itu, Frankfurt adalah rumahnya. Maklum, dia sudah berada di akademi klub itu sejak 1998 atau kala dia berumur 8 tahun.

“Klausul itu tak ada artinya bila Eintracht dan aku menyatakan tetap bersama,” kata Jung dalam wawancara dengan Sport1. “Eintracht adalah kontak pertamaku. Kita lihat saja hasil pembicaraan berikutnya. Terlepas dari itu, hal terpenting bagiku saat ini adalah bermain bagus di lapangan.”

Menyangkut ketertarikan Bayern yang musim depan akan ditangani Josep Guardiola, pelatih yang sangat diidamkan oleh banyak pemain, Jung dengan ringan berujar, “Aku sempat membaca ketertarikan Bayern itu, juga tentang rekanku, Sebastian Rode yang juga kerap dispekulasikan pergi ke sana. Begitulah bila kita tampil baik pada putaran pertama.” (@SeppGinz)

Jangan Berharap Pesta Gol

13 Mar
FC Bayern Muenchen vs TSG 1899 Hoffenheim

Kemenangan besar 7-1 atas TSG 1899 Hoffenheim bukan patokan bagi FC Bayern München untuk menuai kemenangan mudah atas FC Basel di Liga Champions. (Foto: http://www.sportschau.de)

KEMENANGAN BESAR yang diraup saat menghadapi TSG 1899 Hoffenheim, Sabtu (10/3), memang modal sangat berharga bagi FC Bayern München dalam mengarungi laga leg II Babak 16-besar Liga Champions melawan FC Basel. Kemenangan itu diyakini menumbuhkan kepercayaan diri di dada Philipp Lahm cs yang sebelumnya kalah 0-2 dari Bayer Leverkusen dan diyakini tak akan bisa juara Bundesliga 1.

Akan tetapi, tak sedikit pula yang khawatir kemenangan besar tersebut justru akan kontraproduktif. Maklum, hal itu bisa membuat para pemain FC Hollywood besar kepala dan dilanda keyakinan berlebihan sehingga pada akhirnya meremehkan Basel yang menang 1-0 pada pertemuan pertama di St. Jakob Park.

Untungnya, hal itu dibantah gelandang serang Toni Kroos. Dalam wawancara dengan Bild, dia menegaskan pihaknya tak akan menganggap remeh lawan. “Kami tak akan terlalu percaya diri hanya karena satu kemenangan tertentu. Aku berjanji kami akan tetap menjejak bumi,” kata dia.

Sikap seperti itu memang wajib diusung Kroos cs. Fakta sejarah membuktikan, kemenangan besar jelang laga di Liga Champions ternyata tak punya efek signifikan. Sejak 2000-01, telah lima kali Bayern menjalani laga di Liga Champions dengan bekal torehan setengah lusin atau lebih gol pada laga sebelumnya. Hasilnya, mereka tak pernah bisa mengulangi pesta gol. Dalam lima kesempatan itu, dua di antaranya malah tak berhasil dimenangi.

Secara khusus, pelatih Jupp Heynckes perlu mengingatkan anak-anak asuhnya pada hasil leg II Babak 16-besar Liga Champions musim 2010-11. Berbekal kemenangan 6-0 atas Hamburg di Bundesliga 1, mereka justru takluk 2-3 di tangan Internazionale Milan. Andai tak hati-hati, bisa saja hal itu bakal terulang. (Sepp Ginz)

Lima Laga Bayern di UCL Pasca-Mencetak Enam Gol
Musim Partai Enam Gol Partai UCL
2000-01 Bayern 6-2 Dortmund Rosenborg 1-1 Bayern
2001-02 Bayern 6-0 Cottbus Bayern 1-0 Boavista
2009-10 Bayern 7-0 Hannover Bayern 1-0 Lyon
2010-11 Bayern 6-0 Hamburg Bayern 2-3 Inter
2011-12 Bayern 7-0 Freiburg Villarreal 0-2 Bayern
Sumber: http://www.soccerbase.com