Tag Archives: Michal Kadlec

Boenisch Tak Takut Kadlec

24 Jan
Berbekal performa apik saat ini, Sebastian Boenisch yakin bisa bersaing dengan Michal Kadlec. (Foto:

Berbekal performa apik saat ini, Sebastian Boenisch yakin bisa bersaing dengan Michal Kadlec. (Foto:

JANGAN PERNAH kehabisan harapan. Asalkan berusaha keras dan mampu memanfaatkan dengan baik peluang yang datang, bangkit dari keterpurukan bukanlah kemustahilan. Tengoklah eks bek kiri timnas U-21 Jerman yang kini membela timnas Polandia, Sebastian Boenisch.

Akhir musim lalu, Boenisch terlunta-lunta. Dilepas oleh SV Werder Bremen, dia tak mampu menemukan klub anyar. Gara-gara tampil buruk bersama Polandia di Piala Eropa 2012, dia urung dikontrak oleh VfB Stuttgart yang sebenarnya siap mengikat dia. Lalu, dia pun gagal saat menjalani trial bersama klub Premier League, Stoke City. Gara-garanya sama, performa buruk. Dunia bak sudah berakhir bagi pemain kelahiran Gliwice (Polandia) itu hingga akhirnya Bayer 04 Leverkusen menyodorkan kontrak hingga akhir musim pada awal November 2012. Dia diproyeksi sebagai pengisi slot bek kiri yang ditinggal Michel Kadlec karena cedera.

Walau baru empat kali bermain untuk Werkself, Boenisch menunjukkan performa apik. Bahkan, dia menjadi pembuka skor saat Leverkusen menang 3-1 atas Eintracht Frankfurt pada Sabtu (19/1). Tak pelak, semangat pun kembali menyala-nyala di dada pemain yang termasuk skuad timnas U-21 Jerman saat menjuarai Piala Eropa U-21 pada 2009 tersebut.

“Hal terpenting adalah meraih tiga angka. Tentu saja aku senang bisa mencetak gol,” urai Boenisch kepada Kölner Express. “Pemusatan latihan pada musim dingin sangat berguna bagiku untuk meningkatkan beberapa persen terakhir kondisi dan permainanku.”

Berbekal itu, emain jebolan akademi FC Schalke 04 tersebut juga secara tegas mengaku tak takut bersaing dengan Kadlec yang diperkirakan sudah bisa kembali diturunkan saat Leverkusen bersua SC Freiburg pada akhir pekan nanti. “Itu bukan sesuatu yang negatif. Persaingan akan membuat kami berdua menjadi jauh lebih baik,” beber dia.

Bukan itu saja. Dia pun kembali merenda asa membela Polandia. Apalagi komunikasi dengan pelatih Waldemar Fornalik terus terjalin. Mengingat Polandia akan menghadapi Rep. Irlandia pada 6 Februari, Boenisch tak menyangkal dirinya sangat berharap ada skuad Fornalik pada laga itu. (@SeppGinz)

Advertisements

Völler Hukum Pemburu Kostum

16 Feb
Lionel Messi and Michal Kadlec

Michal Kadlec diharuskan melelang kostum Lionel Messi yang didapatnya untuk kepentingan amal oleh Direktur Olahraga Rudi Völler. (Foto: http://www.bild.de)

DUA KALI bertukar kostum dengan Lionel Messi. Itulah yang dilakukan Michal Kadlec saat Bayer Leverkusen takluk 1-3 dari FC Barcelona pada leg I babak 16-besar Liga Champions, Selasa (14/2). Sekali saat turun minum, sekali lagi pada bubaran laga. Itu bukan tanpa sebab. Menurut Kadlec, kostum Messi yang pertama direbut Manuel Friedrich saat di ruang ganti.

Ulah konyol itu tentu saja memancing amarah para petinggi klub. Salah satunya adalah Direktur Olahraga Rudi Völler. Pasalnya, perilaku itu menunjukkan konsentrasi sebagian dari para pemain tak sepenuhnya tertuju pada target meraih kemenangan. Meski mengakui 90 persen dari mereka fokus terhadap laga yang dijalani, Völler tak urung memberikan sindiran kepada Kadlec dan Friedrich.

“Kelakuan keduanya memang agak keterlaluan. Saya belum menanyakan alasan mereka melakukan itu. Tapi, semoga saja alasannya positif,” kata dia kepada Bild. Menariknya, dia lantas menyatakan koleksi terbaru Kadlec dan Friedrich pasti akan dilepas. “Saya jamin Kadlec dan Frederich menyumbangkan kostum Messi mereka untuk amal.”

Itu jelas pukulan tersendiri bagi Kadlec yang sangat bangga terhadap prestasinya bertukar kostum dengan Messi. “Kostum itu akan mendapat tempat istimewa,” ucap dia soal kostum Messi yang didapatkannya.

Sementara itu, bagi para pemain lain, itu tentu menjadi peringatan tersendiri bagi para pemain. Terutama Gonzalo Castro. Pasalnya, setelah gagal mendapatkan kostum Messi pada pertemuan pertama, dia sudah membidik Xavi sebagai orang yang akan diajak bertukar kostum pada laga kedua. Tentunya dia harus siap-siap melepas kembali kostum yang didapatkannya. (Sepp Ginz)