Tag Archives: Mitchell Weiser

Preview FC Bayern vs Hertha BSC

24 Apr

Badai cedera pemain belum berlalu dari FC Bayern München. Kamis (23/4), Holger Badstuber kembali didera cedera. Kali ini, karena cedera paha, defender kidal tersebut harus menjalani operasi di Amerika Serikat dan absen sekitar empat bulan.

Cedera yang menimpa Badstuber jelas pukulan bagi pelatih Josep Guardiola karena opsi di lini belakang kembali terbatas. Javi Martinez memang sudah kembali berlatih, namun masih terlalu riskan untuk diturunkan saat menjamu Hertha BSC pada Sabtu (25/4).

Berdasarkan data dan fakta historis, Bayern berpeluang besar untuk merebut kemenangan. Die Alte Dame sudah sangat lama tak meraih kemenangan di kandang Bayern. Sepanjang musim ini pun, Die Roten baru sekali kalah di kandang sendiri.

Akan tetapi, merujuk pada pertemuan terakhir pada hinrunde di Berliner Olimpiastadion yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0, Bayern tak akan mudah mengambil tiga poin dari laga ini. Ditambah lagi, Hertha tengah dalam performa apik. Tim asuhan Pal Dardai tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir yang dilakoni di Bundesliga 1.

Hal lain yang mengganggu Bayern adalah fokus yang kembali terbelah karena harus menjalani laga semifinal DFB Pokal pada Selasa (28/4). Lawan yang akan dihadapi adalah musuh besar dalam beberapa musim terakhir, Borussia Dortmund. Laga tersebut tak akan diabaikan karena Bayern menginginkan treble winners pada musim ini.

Mengingat laga Selasa nanti lebih krusial, kemungkinan besar Guardiola tak akan mengambil risiko besar pada partai kontra Hertha. Para pemain inti yang baru pulih sangat mungkin tetap disimpan. Sebagai gantinya, para pelapis macam Mitchell Weiser, Gianluca Gaudino, dan Sebastian Rode berpeluang mengisi starting XI. (@SeppGinz)

Promosi Bukan Karena Ayah

19 Nov

GEMBIRA SEKALIGUS TERKEJUT. Itulah perasaan yang berkecamuk di dada Mitchell Weiser ketika diberi kabar dirinya masuk dalam skuad 1.FC Köln untuk laga menghadapi 1.FSV Mainz 05, Sabtu (19/11). Bukan apa-apa, dia masih sangat muda, 17 tahun. Jika sampai melakukan debut, dia akan memecahkan rekor Stephan Engels yang menjalani debut di Bundesliga 1 pada umur 18 tahun, 3 hari.

Tak sedapnya, ada rumor nepotisme yang mencuat. Maklum, pemain yang mencuat di Piala Dunia U-17 itu adalah anak dari Patrick Weiser, eks penggawa Köln yang kini berada di staf pelatih. Total, Patrick telah mengabdi selama 17 tahun di klub berjuluk Die Geißbocke tersebut.

Untungnya, pelatih Stale Solbakken segera memberikan klarifikasi. “Dia ada di skuad bukan karena ayahnya pelatih di sini. Mitchell adalah pemain bagus yang telah berlatih sangat baik. Dia tak punya rasa takut saat menghadapi nama besar sekalipun,” tutur dia seperti dikutip Bild.

Soal umur yang masih belia, Solbakken menegaskan hal itu bukan risiko besar. Menurut dia, tak selamanya seorang pelatih harus terus menunggu untuk menurunkan pemain muda berbakat. Lukas Podolski pun menyambut baik putusan pelatih asal Norwegia itu.

“Sangat bagus ketika ada bakat muda muncul. Mitchell punya potensi bagus untuk memiliki karier cemerlang. Hal terpenting saat ini, dia tak perlu terbebani. Dia harus tampil lepas,” tutur Poldi.

Terlepas dari kemampuan dan potensinya, Weiser beruntung karena hanya berada di Köln. Andai berada di klub besar, mungkin dia masih berkutat di tim amatir. Itulah yang dialami dua rekannya, Emre Can di FC Bayern München dan Samed Yesil di Bayer Leverkusen. Sementara Marvin Ducksch lumayan beruntung karena sudah dimainkan dalam sebuah laga uji coba Borussia Dortmund pada pekan lalu. (Sepp Ginz)